IGEOS 2017
Submission Management System
Main Site
Submission Guide
Register
Login
Participant List
Abstract List
:: Abstract ::

<< back

Wahyu Al-Quran Pertama: Mengkaji Makna Iqra` dalam Konsep Sejarah Nabi pada Saat Penuturannya
Endis Firdaus

Universitas Pendidikan Indonesia


Kata pertama dari wahyu Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dikenal dengan sebuah perintah wahyu melalui Jibril “iqra`” dengan pengertian sekarang perintah: bacalah!. Namun selama ini pengertian tersebut sejak awal sejarahnya belum dikenal dengan makna tersebut. Konsep membaca saat itu belum dikenal, karena langkanya penelitian tulisan berdasarkan kajian antopologi kebahasaan klasik. Pemahaman seperti itu digeneralisasi sepanjang sejarah beberapa abad di saat penafsiran itu berlangsung, namun tidak memiliki kapasitas untuk melihat ke akar antropologi sejarah sebagai metode pencarian makna bahasa yang terbentang selama ini. Bahasa tidak memiliki makna tunggal yang mutlak untuk satu arti sepanjang masa, akan tetapi dapat berubah saat konsep lain ditemukan atau dialami oleh penuturnya sendiri. Penelitian ini menyajikan varian yang ditemukan selama perjalanan wahyu Al-Quran itu dituturkan oleh pembacanya di berbagai masa. Disimpulkan bahwa pemaknaan dari masa kemasa dalam penuturan bahasa didominasi oleh para penafsir masanya atau tokoh popular yang mempengaruhi perkembangan ummat Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa penafsir Al-Quran setiap generasi hanya mampu mengoleksi makna yang ditrasfernya tanpa varian kronologis sejarah perjalanannya sampai terbentuknya pemaknaan terakhir. Hasil ini menunjukkan bahwa penafsir umumnya hanya mampu menggunakan penafsiran yang berkembang dan terjangkau dalam pemahaman yang berlangsung pada perkembangan sosial budayanya.

Topic: Gender and Geography, Indigenous Knowledges, Religious and Peoples Rights

PermaLink: http://igeos.conference.upi.edu/kfz/pages/abstract.php?id=212


IGEOS 2017 - Submission Management System

Powered By Konfrenzi 1.73N © 2017 All Rights Reserved