IGEOS 2017
Submission Management System
Main Site
Submission Guide
Register
Login
Participant List
Abstract List
:: Abstract ::

<< back

SOIL-BEARING CAPACITY FOR SHALLOW FOUNDATIONS IN JASINGA DISTRICT, BOGOR REGENCY (DAYA DUKUNG TANAH FONDASI DANGKAL DI DAERAH JASINGA DAN SEKITARNYA, KABUPATEN BOGOR)
Muhamad Ziad Baidhowi*1, Raden Irvan Sophian*2, Dicky Muslim*3, Nur Khoirullah*4

*Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran
1Email: ziad_baidhowi[at]yahoo.com
2 Email: van.geo95[at]gmail.com
3 Email: dickgeo86[at]gmail.com
4 Email: nurkhoirullah[at]yahoo.co.id


ABSTRACT
Jasinga District, Bogor Regency is one of the region which has good potential for the infrastructure development of industrial sector due to its proximity from the capital city of DKI Jakarta. Foundation is a part of an engineered system which transmit the weight supported by the foundations and its own weight to and into the soil and rock underneath. Soil is the set of minerals, organic matter and a relatively loose sediment that lies on a bedrock. Samples are obtained using hand auger. The values of physical and mechanical properties of soil are determined by the result of triaxial test with further use of the Terzaghi’s bearing capacity for shallow foundations equation. Based on the calculation of the soil bearing capacity for shallow foundation on the study area, it is concluded that the appropriate foundation for the study area is the continuous footing for each depths, where at a depth of 1m the allowable bearing capacity is 1.85 tonnes/m2, at a depth of 2m the allowable bearing capacity is 2.53 tonnes/m2, at a depth of 3m the allowable bearing capacity is 3.21 tonnes/m2, at a depth of 4m the allowable bearing capacity is 4.57 tonnes/m2.


ABSTRAK
Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah memiliki pontensi yang baik untuk pembangunan infrastruktur untuk sektor industri karena letaknya yang tidak jauh dari Ibu Kota DKI Jakarta. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini ialah mengetahui daya dukung tanah pada daerah Jasinga, Kabupaten Bogor. Pondasi ialah bagian dari suatu sistem rekayasa yang meneruskan beban yang ditopang oleh pondasi dan beratnya sendiri kepada dan ke dalam tanah dan batuan yang terletak di bawahnya. Pengambilan sampel dilakukan melalui cara hand auger. Nilai sifat fisik mekanik tanah didapatkan dari hasil uji triaxial test yang selanjutnya menggunakan rumus daya dukung tanah fondasi dangkal menurut Terzaghi. Berdasarkan perhitungan nilai daya dukung tanah fondasi dangkal pada daerah penelitian didapatkan fondasi yang tepat untuk daerah penelitian ialah fondasi lajur untuk setiap kedalamanannya, dimana pada kedalaman 1m memiliki nilai daya dukung yang diizinkan sebesar 1.85 Ton/m2, pada kedalaman 2m memiliki nilai daya dukung yang diizinkan sebesar 2.53 Ton/m2, pada kedalaman 3m memiliki nilai daya dukung yang diizinkan sebesar 3.21 Ton/m2, dan pada kedalaman 4m memiliki nilai daya dukung yang diizinkan sebesar 4.57 Ton/m2. Tanah lempung plastisitas tinggi pada daerah penelitian memiliki nilai daya dukung tanah yang lebih besar daripada tanah lanau plastisitas tinggi.

Topic: Geographical Education

PermaLink: http://igeos.conference.upi.edu/kfz/pages/abstract.php?id=82


IGEOS 2017 - Submission Management System

Powered By Konfrenzi 1.73N © 2017 All Rights Reserved